Latest Posts

Bahasa dan Identitas Bangsa

BAHASA bukan sekadar alat tutur untuk saling memahami, melainkan jalan hidup yang membawa cara pandang sebuah bangsa tentang dunia. Di tengah arus globalisasi yang kian menyelaraskan cara kita berpikir, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), memiliki sebuah misi penting. Ya, tak lain mendorong Bahasa Indonesia menjadi bahasa dunia […]

Read more

Puisi Vítězslav Nezval

BUNGA MATAHARI¹ Bunga matahari diguyur hujan sejak siang menutupi kepala seorang gadis dengan kompres dingin di dahinya dia mengamati kutu-kutu di daunan mengalihkan pandangannya perlahan ke sebuah titik di dinding seberang di mana bingkai dipasang dengan panel kaca yang rapi ada dua orang tinggal di sana. Mereka tidak pernah menangis baling-baling raksasa berputar di cakrawala. […]

Read more

Ngopi Budaya Prof Bambang Wibawarta

DI balik tumpukan berkas kebijakan dan riuh meja birokrasi, kebudayaan sering kali kehilangan nyawanya ketika ia direduksi sekadar menjadi angka dan formalitas administratif.  Namun, di tangan Prof. Dr. Bambang Wibawarta, S.S., M.A., Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan yang juga merupakan seorang akademisi berdedikasi, diplomasi budaya justru menemukan ruang yang segar, cair, dan reflektif. Selayaknya obrolan hangat […]

Read more

Sukarno, Manizer, dan Tugu Tani

DI tengah hiruk pikuk Kota Jakarta, ada sebuah ikon monumental bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga hari ini. Sebuah keharmonisan hubungan antara Uni Soviet dan Indonesia di masa lalu terus terpelihara sebagai penanda “persaudaraan” yang abadi.  Adalah karya patung Matvey Genrikhovich Manizer (1891-1966) berjudul “Monumen Pahlawan Perang Kemerdekaan Indonesia” (1963), berbahan perunggu dan marmer dengan […]

Read more

Pusaka Pramoedya Ananta Toer

WARISAN Pramoedya Ananta Toer (6 Februari 1925 – 30 April 2006) dalam sastra Indonesia tidak hanya soal estetika bahasa. Namun, tentang “Sastra Perlawanan” yang seringkali tercuat dalam pelbagai diskusi sastra.  Dari balik jeruji besi tanpa kertas dan pensil, semasa hidupnya, Pramoedya pernah melahirkan Minke dan Nyai Ontosoroh. Kini, sudah banyak diadaptasi dan dipentaskan ke dalam […]

Read more

Estetika “Seen”

Oleh: Merwan Yusuf  KARYA Resiyaman yang berjudul Menggapai (Acrylic on canvas, 80 x 100 cm, 2024) dalam pameran tunggalnya bertajuk Seen & Unseen ini merupakan sebuah manifestasi visual yang menarik untuk dibedah. Ia adalah seniman muda berbakat. Lukisannya tidak hanya sekadar tumpukan pigmen di atas kanvas, melainkan sebuah dialog antara impuls kanak-kanak yang jujur dengan kompleksitas […]

Read more

Visualisasi Puisi di Atas Kanvas

Oleh: Antonius Tanan SELAMAT datang di pameran lukisan tunggal perdana seniman Resiyaman bertajuk Seen & Unseen di Jakarta, pada 10-19 April 2026. Saya pikir ini adalah sebuah ruang kreatif di mana kata-kata tidak hanya dibaca, tetapi juga dapat dipandang dan dirasakan.  Pameran ini berpijak pada keyakinan bahwa apa pun yang bisa dirasakan, pasti dapat diungkapkan melalui […]

Read more

Pentateuch Agung Dostoevsky

MEMBACA kembali kisah hidup Fyodor Mikhailovich Dostoevsky (11 November 1821 – 9 Februari 1881) dapat memberikan sebuah pemahaman kepada kita tentang tokoh besar dalam sastra Rusia yang pernah ada dan hidup dalam kesederhanaan. Dostoevsky dan saudara-saudaranya menghabiskan masa kecil mereka di Moskwa. Ayah sang penulis, Mikhail Dostoevsky, bekerja sebagai dokter staf di Rumah Sakit Mariinsky […]

Read more

Menjelajahi Dunia Resiyaman

DI sudut sebuah studio yang dipenuhi percikan warna, pelukis kontemporer Resiyaman tampak berdiri di depan kanvas-kanvas besar yang seolah sedang berteriak. Tidak ada garis yang terlalu rapi, tidak ada batasan yang kaku. Yang ada hanyalah kejujuran visual yang mentah, ekspresif, dan sedikit nakal.  Jika Anda melihat karyanya dan merasa ada kemiripan dengan energi seniman Eropa […]

Read more

Menjemput Pagi di Kintamani

ANGIN dingin berhembus perlahan, membawa aroma tanah basah dan sisa embun pagi. Di ufuk timur, mentari berusaha menembus barisan awan kumulus yang menggantung rendah, menciptakan siluet megah yang menjadi ikon Pulau Dewata: Gunung Batur. Dari teras sebuah kedai kopi di dataran tinggi Kintamani, Bangli, pandangan mata tak hanya disuguhi oleh lanskap kaldera yang luas, namun […]

Read more