Moskwa

Jose Tavares: Kongres Bahasa Indonesia Membumi di Rusia

GERIMIS serupa patahan jarum-jarum yang jatuh dari langit Moskwa, Rusia, pagi itu. Menancapi rerumputan yang belum sepenuhnya menua. Di bulevar yang ramai pejalan kaki, satu per satu daun maple luruh perlahan sudah. Di antara kepulan napas di balik syal, ada bunyi trem membelah senyap dan daun lipa juga ikut berganti warna keemasan. Musim gugur membuat […]

Read more

Residensi di Winzavod Contemporary Art Center

MATAHARI bersinar terang dan udara musim gugur yang segar menyelimuti Moskwa. Ini kota berubah menjadi hamparan warna amber, emas, dan merah tua yang memukau.  Meskipun taman-taman bersejarah, semisal, Gorky Park atau Sokolniki, menjadi pilihan klasik untuk menikmati suasana musim gugur, ada nuansa romantis nan industrial yang khas saat menikmati musim di Winzavod Contemporary Art Center.  […]

Read more

Made in Bali Suguhi Kuliner Nusantara di Moskwa

DI bibir sungai Moskwa, sebuah restoran bergaya Bali tegak berdiri. Orang-orang lalu-lalang keluar-masuk. Mereka menikmati sepotong Indonesia di kawasan Gorky Park. Sesaat patahan hujan serupa jarum-jarum kecil berjatuh ke tanah. Pepohonan dengan dedaunan yang telah menguning ikut luruh satu per satu. Angin genit bertiup sedikit kencang saat kami tiba di sana. Moskwa, ibu kota Rusia, […]

Read more

Daun Birch Berganti Paras di Moskwa

SEPTEMBER, sebuah jeda antara gemeresik daun, angin, hujan, dan cahaya lembut. Pohon birch dan maple baru saja mulai mencoba pakaian emas. Daun-daun tampak tidak terburu-buru untuk berpisah dengan cabang-cabangnya. Mereka berpegangan erat-erat, tetapi sudah mengeluarkan warna kuning seperti madu. Udara menjadi transparan dan bau musim gugur muncul di sela-sela dedaunan lembab. Aspal terlihat basah dan […]

Read more