Berburu Pendidikan Rusia

GUNA memberikan dukungan terhadap pendidikan yang berkelas di Indonesia, Pemerintah Federasi Rusia turut ambil bagian dalam ajang Indonesia International Education and Training Expo 2026

Acara yang diselenggarakan dengan dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia, itu, berlangsung di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, pada 12-15 Februari, lalu. 

Pameran pendidikan ini menjadi penting untuk turut mendukung Indonesia Emas 2045 dan menyatukan universitas terkemuka sekaligus organisasi pendidikan dari seluruh dunia. 

Pada kesempatan tersebut, Federasi Rusia diwakili oleh Rumah Rusia di Indonesia (Pusat Kebudayaan Rusia), Universitas Politeknik St. Petersburg Peter the Great, Sekolah Tinggi Ekonomi St. Petersburg, dan Universitas Negeri Nizhny Novgorod yang dinamai N.I. Lobachevsky, serta organisasi komunikasi ruang angkasa internasional “Intersputnik”. 

Selama empat hari hajatan, stan Rusia menjadi salah satu daya tarik bagi anak-anak sekolah, siswa, dan orang tua mereka untuk mengetahui tentang kesempatan belajar Bahasa Rusia, kondisi hidup di Negeri “Beruang Merah”, dan fasilitas di kampus bagi siswa/i. 

EDUKASI: Indonesia International Education and Training Expo 2026. (Postmodum/PKR)

Pengunjung secara aktif tertarik pada bidang pelatihan teknik, teknologi informasi, dan ekonomi. Indonesia diakui sebagai pasar pendidikan terbesar di Asia Tenggara, menunjukkan peningkatan minat yang stabil dalam menempuh ilmu di Rusia.

Hubungan jangka panjang

Pada hari terakhir pameran, sesi presentasi pendidikan Rusia bertajuk Jelajahi Studi di Rusia: Studi, Beasiswa, dan Kehidupan Kampus diadakan secara meriah. Sejumlah ahli turut hadir memberikan edukasi secara terperinci penuh kekerabatan. 

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Federasi Rusia untuk Republik Indonesia, Sergey Tolchenov, menyampaikan pentingnya kerja sama pendidikan secara strategis sebagai dasar hubungan kemanusiaan jangka panjang antara kedua negara. 

“Hubungan di antara Indonesia dan Rusia semakin diperkuat melalui pameran pendidikan ini. Rusia sangat terbuka bagi pelajar di sini untuk berkuliah ke Rusia,” papar Sergey dalam acara tersebut. 

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Rossotrudnichestvo di Indonesia, Nikita Shilikov, berbicara tentang kemungkinan belajar di universitas Rusia dan prosedur masuk ke kuota beasiswa Pemerintah Federasi Rusia secara mudah. 

Rusia dan Indonesia sedang mengalami momen yang benar-benar bersejarah dalam perkembangan hubungan bilateral saat ini. Apalagi, Indonesia telah menjadi anggota BRICS,  organisasi antar pemerintah yang terdiri dari sepuluh negara meliputi Brasil, Cina, Mesir, Ethiopia, India, Indonesia, Iran, Rusia, Afrika Selatan, dan Uni Emirat Arab. 

DUBES: Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergey Tolchenov. (Postmodum/PKR)

“Kami melihat pentingnya menjalin hubungan yang dinamis, penguatan hubungan kemanusiaan dan akademis, serta penandatanganan perjanjian tentang saling pengakuan diploma dan gelar ilmiah. Ini membuka peluang baru secara kualitatif bagi pemuda Indonesia untuk belajar ke Rusia,” jelas Nikita. 

Dalam ajang Indonesia International Education and Training Expo 2026, sekitar 30.000 orang turut datang untuk melihat pameran pendidikan tentang kampus terbaik di Indonesia dan dunia. Mayoritas pelajar dan mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi bereputasi dunia. (P-2

Catatan redaksi: Foto sampul oleh Pusat Kebudayaan Rusia *

Related posts

Literasi

Chairil Anwar

Johan Tanan: Realitas Baru Kreativitas